Seraungpost, Bulungan – Bupati Bulungan Syarwani resmi meluncurkan SAKTI IKD (Strategi Aktivasi dan Pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital) sekaligus menandatangani PKS pemanfaatan IKD untuk pelayanan publik di Gedung Inspektorat, Senin (24/11/2025).
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa SAKTI IKD menjadi langkah strategis untuk menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, transparan, dan efisien melalui Disdukcapil Bulungan. Ia juga mendorong perluasan layanan IKD ke seluruh wilayah, termasuk pembaruan data kependudukan secara berkala demi mendukung kebijakan berbasis data akurat.
Bupati menyebutkan bahwa lebih dari 50 persen dari 74 desa dan 7 kelurahan sudah bebas blank spot, sehingga mempercepat digitalisasi layanan, meski wilayah yang masih terkendala jaringan tetap menjadi prioritas.
Kepala Disdukcapil Bulungan, Jamaluddin Saleh, memastikan pelayanan tetap menjangkau daerah blank spot melalui sistem jemput bola. Disdukcapil kini mengoperasikan mobil layanan dan empat motor layanan bagi masyarakat disabilitas, rentan, dan wilayah sulit akses.
Ia melaporkan bahwa sebagian besar target layanan kependudukan telah tercapai, namun aktivasi IKD baru sekitar 30 persen sehingga perlu terus ditingkatkan. Disdukcapil juga menambah 4.000 blangko KTP dan memperluas alat perekaman ke beberapa kecamatan sesuai arahan Bupati.
Peluncuran SAKTI IKD menegaskan komitmen Pemkab Bulungan menghadirkan layanan kependudukan yang setara, modern, dan inklusif hingga wilayah terpencil.(adv)

























Tinggalkan Balasan